
EGR atau exhaust gas re-circulation merupakan komponen penting dalam rangkaian kerja mesin diesel Euro 4. Mesin berstandar Euro 4 (mesin common rail) yang sudah digunakan selama 12 tahun di Isuzu Giga, dan sejak 2022 lalu juga digunakan untuk mesin Isuzu Elf dan Traga sebagai langkah dari #IsuzuTerusMenemani masyarakat Indonesia dalam memenuhi regulasi dan menghadirkan kendaraan niaga yang ramah lingkungan.
Fungsi dari komponen EGR di mesin diesel Euro 4 adalah mengurangi emisi gas buang sisa pembakaran nitro oksida (NOx). EGR dalam prosesnya akan mensirkulasi ulang atau mengembalikan gas sisa pembakaran ke saluran hisap atau intake manifold untuk kembali menuju proses pembakaran.
Dengan demikian, NOx yang keluar dari sisa pembakaran mesin menuju knalpot kendaraan-kendaraan Isuzu menjadi minimal dan ramah lingkungan
Namun, tidak jarang perangkat satu ini kurang begitu diperhatikan pada saat perawatan. Padahal, sejalan dengan fungsi kerjanya yang dari masa ke masa, komponen EGR akan terus-menerus dilalui oleh NOx sehingga mengumpulkan residu atau terjadi penumpukan kotoran
Efeknya, perangkat yang kerjanya tertaut dalam rangkaian yang sudah diperhitungkan melalui komputerisasi ECU ini menjadi tidak optimal. Kotoran atau residu dari masa ke masa tadi turut mempersempit aliran yang masuk sehingga menyebabkan berkurangnya tenaga mesin.
Untuk itu, penting untuk mengecek dan membersihkan EGR setidaknya setelah 40.000 km pemakaian kendaraan. Posisi EGR sendiri berada di dekat saluran isap atau intake manifold. Bentuknya berupa regulator berkatup dengan baut-baut besar mudah terlihat untuk memudahkan proses bongkar-pasang.
Pastikan pula untuk menggunakan filter bahan bakar yang sesuai dengan standar Euro 4. Sebab, spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan penerapan mesin diesel ramah lingkungan regulasi Euro 4. Lakukan service secara rutin di bengkel resmi terdekat.
Informasi Lain:
Untuk pembelian unit Isuzu, suku cadang dan informasi bengkel dapat menghubungi 081287222025.
Berita diambil dari Isuzu
Leave a Reply