Dealer Isuzu Tangerang

Jl. Husein Sastranegara 2 No.188, Jurumudi, Kota Tangerang

Cara Oper Gigi Truk

Cara Oper Gigi Truk

Cara menggunakan dan oper gigi truk memiliki perbedaan dengan mobil kecil untuk penumpang dan harus dipahami dengan cermat. Hal tersebut bersifat esensial karena berkaitan erat dengan keselamatan berkendara bagi pengemudi maupun pengguna jalan raya lainnya.

Jenis Transmisi Truk

Sebelum mempelajari cara oper mobil gigi truk, sebaiknya Isuzu Partner perlu mengenal jenis transmisinya terlebih dahulu yang terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Transmisi manual: mayoritas truk yang beredar di pasaran dilengkapi transmisi manual dengan gear ratio terdiri dari 6 tingkat percepatan (6-speed). Sementara itu, truk yang berukuran lebih besar seperti trailer mempunyai transmisi manual dengan gear ratio mencapai 8-speed dan 16-speed.
  • Transmisi otomatis: produsen Eropa kini mulai memproduksi truk dengan transmisi otomatis (Automated Manual Transmission atau AMT) untuk mengurangi beban kerja pengemudi karena tidak perlu menginjak kopling.

Komponen Gigi Mobil Truk

Sistem transmisi truk terdiri dari beberapa komponen berikut ini:

  • Tuas persneling: berfungsi untuk menentukan gigi.
  • Kopling (pada transmisi manual): menyambungkan atau memutuskan hubungan antara sistem transmisi dan rotasi mesin.
  • Sistem hidrolik: penghubung antara pedal kopling dan sistem transmisi.
  • Gear ratio: perbandingan antara roda gigi yang memutar (input) dan roda gigi yang diputar (output). Komponen ini berpengaruh terhadap kecepatan dan tenaga mesin yang dihasilkan untuk menggerakkan truk.
  • Retarder (pada truk kelas heavy duty): berupa tabung berisi cairan (oli) serta bilah kipas sebagai perangkat tambahan untuk mendukung sistem pengereman utama.

Cara Oper Mobil Gigi Truk yang Benar

Mengemudikan truk untuk pertama kalinya memang butuh ketelitian tingkat tinggi, termasuk saat melakukan hal sederhana seperti mengoper gigi mobil truk. Namun, tak perlu terlalu resah karena cara oper mobil gigi truk sebenarnya mudah bila Isuzu Partner fokus pada hal-hal krusial sebagai berikut:

  • Kenali sistem transmisi truk terlebih dahulu: hal utama yang patut dilakukan ketika hendak mengemudikan truk adalah mengenali sistem transmisinya terlebih dahulu. Pahami posisi gigi serta petunjuk pengoperasiannya dengan baik untuk meminimalkan kekeliruan saat truk mulai dikendarai.
  • Maksimalkan sistem penggerak tengah: truk yang mempunyai dua sumbu penggerak biasanya dilengkapi komponen penggerak tengah. Komponen tersebut patut digunakan ketika truk harus bermanuver dengan tingkat akurasi tinggi. Dengan demikian, stabilitas truk akan terjaga dan proses perpindahan gigi berlangsung lebih mudah.
  • Kurangi kecepatan sebelum memasukkan gigi: kecepatan truk harus dikurangi secara bertahap sebelum memasukkan gigi. Hal ini sangat penting agar proses transmisi gigi berlangsung secara mulus sehingga tekanan pada sistem transmisi tidak berlebihan.
  • Tentukan gigi yang tepat: proses pemindahan gigi mobil truk dilakukan dengan beberapa pertimbangan, seperti kondisi jalan, beban truk, serta kecepatan yang ingin dicapai. Jika berkendara pada situasi jalanan yang stabil, prioritaskan gigi tengah supaya truk bisa bergerak secara efisien tanpa daya dorong berlebihan.
  • Amati indikator tekanan udara: sebagian truk dilengkapi sistem udara tambahan untuk mendukung pengoperasian rem. Jika Isuzu Partner mengendarai jenis truk dengan fitur tersebut, perhatikan indikator tekanan udara untuk memastikan bahwa tekanan berada dalam batas normal sebelum memulai perjalanan.
  • Gunakan rem secara bijak: penggunaan rem wajib dilakukan secara bijak untuk menjaga kestabilan gerakan truk sekaligus mencegah risiko kecepatan berlebihan ketika berkendara. Usahakan untuk tidak melakukan pengereman mendadak yang berisiko menyebabkan gesekan besar sehingga truk kehilangan traksi.

Informasi Lain:
Untuk pembelian unit Isuzu, suku cadang dan informasi bengkel dapat menghubungi 081287222025.
Berita diambil dari Isuzu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Punya Pertanyaan?